Film ini diproduksi oleh anak-anak yang tergabung dalam Semesta Production, Sanggar Anak Semesta (SAS). Penulis naskah dan sutradaranya Bentang Alif yang saat itumasih duduk dibangu kelas 3 Madrasah Aliah Negeri (MAN) 2 Mataram.
Wayang Maye & Wayang Maya berkisah tentang dua dalang cilik yang mewakili genre mereka masing-masing. Sultan Adita Raja sebagai dalang wayang Sasak yang mewakili kelompok seni tradisi, dan Juang Alif Rachman berperan sebagai Dalang Wayang Botol–pertunjukan wayang modern.
Lewat film berdurasi 9 menit 27 detik ini, Umar Maye, tokoh kepercayaan raja Jayeng Rane dalam wayang Sasak berpesan, mengingatkan kita bahwa seni tradisi dan seni modern bukanlah dua kubu yang saling bertentangan. Keduanya justru bisa hidup bersama dalam harmoni. FIlm Pendek Umar Maye & Umar Maya adalah bagian dari Berayan Festival, Sekolah Pedalangan Wayang Sasak, bekerjasama dengan Gusdurian Peduli, Gerakan Islam Cinta, dan kitabisa.com.
Berikut tautan film Wayang Maye & Wayang Maya:
